Aku adalah aku, keegoisan dalam bungkus lelaki dewasa.
Aku melangkah kemanapun kakiku hendak menuju, menapak dengan semua egoku.
Aku dalam semua keegoisanku, menulis hanya dari sudut pandangku.
Aku berlaku seperti layaknya aku, tak juga peduli meski yg menampak adalah ego laki-laki dewasa.
Tidak Ada kita dalam aku, kerna kamu lebur bersama aku, senyawa.
Ujung dari semua cita-cita sosialku adalah aku, juga semua proses hanya bisa berjalan dengan egoku.
Aku... yak aku! Yang akan menuntas semua dengan ego. Tak kubiar selain aku mencampur tangan dalam urusan.
Aku, meski terduduk lesu, aku adalah aku! Tak kubiar kamu menjadikanku kita.
Aku akan hanya berjalan ke arah mana mataku tertuju, tak perlu lirikanmu mengarahkanku. Meski kerlingmu memabukkanku.
Memelukmu penuh bukanlah kita, kerna kamu kubawa terbang ke dalam aku.
Aku, aku, aku... Tenggelam dan menenggelamkan diri dalam sepenuh aku!
Penuh!
#bandara adi sucipto jogjakarta_03062012
Aku melangkah kemanapun kakiku hendak menuju, menapak dengan semua egoku.
Aku dalam semua keegoisanku, menulis hanya dari sudut pandangku.
Aku berlaku seperti layaknya aku, tak juga peduli meski yg menampak adalah ego laki-laki dewasa.
Tidak Ada kita dalam aku, kerna kamu lebur bersama aku, senyawa.
Ujung dari semua cita-cita sosialku adalah aku, juga semua proses hanya bisa berjalan dengan egoku.
Aku... yak aku! Yang akan menuntas semua dengan ego. Tak kubiar selain aku mencampur tangan dalam urusan.
Aku, meski terduduk lesu, aku adalah aku! Tak kubiar kamu menjadikanku kita.
Aku akan hanya berjalan ke arah mana mataku tertuju, tak perlu lirikanmu mengarahkanku. Meski kerlingmu memabukkanku.
Memelukmu penuh bukanlah kita, kerna kamu kubawa terbang ke dalam aku.
Aku, aku, aku... Tenggelam dan menenggelamkan diri dalam sepenuh aku!
Penuh!
#bandara adi sucipto jogjakarta_03062012