perjalanan kita seharusnya sudah hampir memenuhi purna
aku, terengah mengapai akhir
Sampun sonten nimas...
mungkin tlah habis masa bersenang
sudah bukan lagi waktunya memenuhi hari dengan kekonyolan
Sampun sonten nimas...
tanganNya telah terentang menyambut
meski aku malu, hati terlalu sering melupa
Sampun sonten nimas...
mungkin bukan lagi waktu bagi kita, meski sekedar ada
doa tak lagi bisa menggetarkan langit, seorang pendosa
Sampun sonten nimas...
Mungkin benar tak ada lagi waktu, bersamamu
Meski sekedar, minum kopi
Indrapura_Surabaya, 29 Maret 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar