Banyaknya status dari teman FB yang bercerita tentang hujan membuat
sangat ingin membuat sekedar catatan kecil yang berkaitan dengan hujan
Banyak
kenangan yang tergores bersama dengan kata hujan, saat hujan, gerimis,
dan lebatnya hujan… pun rasa yang terwakili bersama turunnya hujan. Ahh
hujan…
Tapi saya setengah mati gak bisa melakukannya, bukan
karena gak ada ide, bukan pula gak ada kesempatan buat nulis. Cuman
karena di tempat saya berada saat ini betul2 belon turun hujan
Saat ini sahabat senyawa saya sedang mengharu biru dengan semua rasanya. Mellooooowww pwoolll…
Senyawa
saya itu brasa kesurupan... nulis status puluhan dalam sehari,
menuangkan semua rasa di hati terdalamnya dalam note yang beruntun
seperti derasnya hujan, seperti proses pencernaan yang dipercepat
katanya… yak seperti mencret yang tak tertahankan…
Senyawa saya
yang cantik dan mengaku waria jerman itu memang sedang mengalami naik
turun rasa yang sangat hebat. Dalam sehari bisa ngomong cinta, sayang,
sekaligus benci, neg dan apapun yang dirasanya. Eh… ini yang membuat
saya nyaman bersama dia, dia berusaha untuk jujur dengan semua yang
dirasanya. Dia gak segan2 memaki saya dan bilang tolol ke saya saat saya
keukeuh dengan ketololan saya. ahh... betapa saya ingin menamparnya...
Senyawa saya yang ini memang gila, asli gila… dan saya asli seneng untuk gila bersama dia!
Eh maap… jadi kelupaan soal hujannya..
Tapi
ya itu tadi… saya pengen nulis soal hujan karena merasai rasa yang
dirasa senyawa saya itu. Saya brasa betul2 mengharu biru melihat dia
mencret… hiks!
*gerimis itu mewakili rasaku dalam rasamu yang membayang dalam tetes kilatan bening disudut mata belo’mu*