"ingin bersamamu...," katamu
sedang aku cuman terdiam...
menghitung putaran waktu, berapa putaran yang terlewat, berapa putaran
lagi yang tersisa... tinggal bilangan detik!
kamu terduduk lemas, terkulai dalam beban yang sarat...
"tinggalah disini," pintamu
ahh... seandainya waktu milik kita! seandainya putaran nasib ada di tangan kita! seandainya waktu bisa kembali!
"aku tidak ingin yang lainnya," rintihmu pelan dalam nada sumbang perih
...dan aku tetap terdiam, tak kuasa atas janji... bahkan pada diriku sendiri!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar